hijriah3

MEDAN: Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi berharap umat muslim di Tahun Baru 1439 Hijriyah bisa menjadi manusia yang beruntung dalam ibadah dan amalannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kita harus menjadi orang-orang yang beruntung. Hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok mesti lebih baik dari hari ini, sebut Tengku Erry saat merayakan Tahun Baru Islam (1439 Hijriyah) bersama Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Sumut di Mesjid Al Jihad Jalan Abdullah Lubis Medan, Sabtu (7/10/2017).
Hadir pada acara tersebut Plt Kakanwil Kemenag Sumut H.T Darmansyah, Ketua DDII Sumut H Ahmad Husen, mewakili MUI Sumut Ardiansyah, dan para alim ulama /umara seperti Ustadz KH Amiruddun MS, Ustadz Zulfikar Hajar, para ibu-ibu pengajian dari sejumlah majelis taklim serta para ketua Dewan Dakwah Kabupaten/kota se-Sumut.
Pada kesempatan itu, Erry juga mengatakan momentum Tahun Baru Hijriyah ini peran kita dalam pembangunan di Sumut, dengan cara meningkatkan semangat dan kemauan merubah sikap mental individu terutama dalam upaya proses percepatan kebangkitan dunia Islam kedepan.
Menurut Erry, kebangkitan Islam ke depan diawali dengan mengumandangkan syiar Islam, misalnya pembangunan Islamic Center yang rencananya akan mengambil lokasi di bekas PTPN 2 sebesar 50 hektar yang nantinya tak hanya dibuka lembaga pendidikan seperti pesantren juga sarana dakwah serta majelis taklim sebagai lokasi syiar Islam.
Selain kepedulian di lembaga pendidikan dan syiar Islam ke depan, Erry juga berharap kegiatan-kegiatan keagamaan khususnya yang menyangkut permulaan tahun Hirjiah (bulan Muharram) berharap kegiatan seperti pada 10 Muharram dilakukan kembali dengan berbuka puasa bersama 1.000 anak yatim di Kota Medan dan sekitarnya, yang menjadi kegiatan rutin Pemprov Sumut ke depan.
“Pekan lalu tepatnya jatuh pada 10 Muharam 1439 Hijriyah kita berbuka puasa bersama anak yatim sebanyak 1.000 orang dan juga dikenal dengan hari raya anak yatim. Ini membuat kita tak sekedar peduli juga kewajiban kita membimbing dan memberi kasih sayang pada para anak yatim piatu, ucap Erry.
Oleh karena itu Erry juga mengajak kepada kalangan BUMN dan BUMD untuk membantu masyarakat khususnya anak yatim di Sumut, mengingat kemari Jumat (6/10) merupakan Hari Anak Nasional. Umat Islam dan kalangan usaha baik swasta maupun negara bisa memberi perlindungan pada anak dan pendidikannya. Karena memajukan pendidikan anak juga syiar dalam Islam.
Di samping itu pertengahan tahun Hijriyah akan memasuki tahun 2018 Masehi yang merupakan tahun politik, untuk itu Erry mengharapkan masyarakat khususnya umat Islam untuk bisa bersatu dengan dalam memberi suaranya, namun andaikan calon yang pilihan berbeda, diharapkan saling menghormati perbedaan sekaligus tetap persatuan bangsa.
Sementara Ketua DDII Sumut Ahmad Husein mengatakan banyak yang terjadi pada umat Islam baik di dalam maupun di luar negeri selama tahun 1438 Hijriyah .Untuk itu diharapkan umat Islam bersatu dan saling membantu sesama. “Karena perbedaan akan membuat pada perpecahan di antara umat dan merusak tali silaturahmi,” ujarnya.
Harapan Ahmad Husein sama seperti Gubernur Sumatera Utara dimana umat Islam untuk lebih beruntung dan berkah di Tahun 1439 Hijriyah baik dalam kehidupan masyarakat juga pembangunan di Sumut.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 4 =