Gubernur Sumatera Utara

Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si


Nama lengkap Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si. Akrab disapa Tengku Erry saja. Kelahiran Medan, 30 Juni 1964. Anak bungsu dari tujuh bersaudara, buah cinta H. Tengku Nurdin Perbaungan dan Hj. Tengku Rafiah. Lahir dan tumbuh dari keluarga pejuang kemerdekaan. Adik kandung mantan Gubernur Sumatera Utara yang melegenda, almarhum H. Tengku Rizal Nurdin.

Pahit manis mahligai rumah tangga ia lalui dengan setia bersama Hj. Evi Diana br Sitorus. Disela-sela seabrek kesibukan, pria sederhana ini tetap berusaha meluangkan waktu untuk tiga buah hati, Tengku Muhammad Ryan Novandi, Tengku Vira Annisa dan Tengku Muhammad Rivi Riadhi.

 

PENDIDIKAN FORMAL

Menyelesaikan pendidikan dasar di SD Methodist Medan tahun 1976. Kemudian melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Methodist Medan dan lulus tahun 1979. Namun menimba ilmu paling berkesan bagi pria berkumis ini saat di SMA Negeri 4 Medan.

Lulus dengan nilai memuaskan tahun 1983. Wajar jika Tengku Erry dipercaya menjabat Ketua Ikatan Alumni SMA Negeri 4 Medan periode 2011-2015.Pria santun ini menyelesaikan kuliah di Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 1990.

Dan kini menjabat Ketua Ikatan Alumni USU (IKA USU) Sumatera Utara. Dengan prinsif; pendidikan adalah kebutuhan mutlak, Tengku Erry melanjutkan studi Pasca Sarjana (S2) Program Perencanaan Wilayah juga di USU dan lulus tahun 2009. Belum merasa cukup, pria penggemar olahraga tenis meja ini sedang menjalani pendidikan Program Studi Doktoral (S3) di universitas yang sama.

 

PENDIDIKAN NON FORMAL

Haus akan ilmu, Tengku Erry rela mengenyam pendidikan Small Medium Enterprise di Yokohama, Jepang tahun1998. Merasa tak cukup, ia mengikuti Penataran Pimpinan Daerah (Tarpimda) di Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) Angkatan I tahun 2007.

Tengku Erry terus memacu diri dengan pembekalan keilmuan, termasuk mengikuti Study Banding dengan perkumpulan manager Inter City Management Association (ICMA) yang diprakarsai LGSP-USAID Pennyslvania, Amerika Serikat tahun 2007.

Pria bersahaja ini juga mengikuti Study Banding Penyusunan Rancangan Undang-undang (RUU) Akuntabilitas Penyelenggaraan Negara dari Kemenpan di Australia tahun 2009. Tiada kata terlambat untuk menambah wawasan keilmuan. Tengku Erry mengikuti Study Excursion Local Finance Management APKASI, Inwent Jerman pada tahun 2009.

Berbekal keilmuan Orientasi Kepemimpinan dan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Angkatan I di Jakarta tahun 2011, Tengku Erry mantap menjadi Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cawagubsu) mendampingi Cagubsu H. Gatot Pujo Nugroho, ST untuk kepemimpinan periode 2013-2018 mendatang.

Erry mengikuti kuliah singkat di Harvard University, Amerika Serikat dan memperkaya keilmuan dengan mengikuti Short Course Tsinghua University di Beijing tahun 2011. Kini, menjabat Gubernur Sumatera Utara definitif setelah dilantik Presiden Joko Widodo 25 Mei 2016.

 

KARIR DAN KEPEMIMPINAN

Semula Tengku Erry dikenal sebagai seorang pengusaha sukses. Akibat prihatin akan rendahnya tingkat kesejahteraan rakyat, akhirnya membuka hati pria berdarah Melayu ini alih profesi menjadi pelayan masyarakat dengan diamanahkan masyarakat menjadi Bupati Serdang Bedagai, kabupaten terbesar ke 5 di Sumatera Utara tahun 2005.

Menjadi pelayan masyarakat di kabupaten yang baru berusia 9 tahun dimekarkan, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sejumlah terobosan dilakukan, termasuk memperkuat ketahanan pangan dengan memaksimalkan lahan persawahan dan palawija.

Alhamdulillah, pembangunan tumbuh secara merata. Wilayah yang sebelumnya termarjinalkan kemudian disulap menjadi kawasan produktif. Berbagai lini mendapat sentuhan, tiap sektor merangkak bangkit, daerah wisata menggeliat, tak terkecuali potensi perikanan dan kelautan. Sektor pertanian menjadi menyumbang terbesar Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Serdang Bedagai.

Kerja keras tak kenal henti, doa dan pola fikir masyarakat yang terus maju, perkembangan pembangunan yang terus melaju, membawa Serdang Berdagai menjadi kebupaten pemekaran terbaik ke 5 di Indonesia. Ini prestasi yang pantas menerbitkan rasa bangga, tidak hanya untuk masyarakat Serdang Bedagai, namun juga bagi Sumatera Utara.

Sebuah tekad; Pengabdian adalah pilihan. Melayani masyarakat bukan suatu yang pantas dikeluhkan. Program tidak hanya sebagai alasan perdebatan di ruang kerja, namun harus direalisasikan.

Dengan visi-misi; membentuk masyarakat pancasilais, religius, modern, kompetitif dan berwawasan lingkungan serta ditengah sulitnya mewujudkan keharmonisan diberbagai daerah,Tengku Erry kembali memberi contoh dengan memimpin Serdang Bedagai kedua kali bersama pasangan yang sama untuk periode 2010-2015.