pramtq1

MEDAN: Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi hari ini, Rabu (22/11/2017), membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Utara ke-36 dimana Kabupaten Dairi sebagai tuan rumah.
MTQ Dairi ini menjadi tolak ukur kesiapan Provinsi Sumut sebagai tuan rumah MTQ tingkat Nasional le-27 tahun 2018 mendatang, ucap Tengku Erry saat menjamu makan malam dan silaturahmi bersama dewan hakim, pengawas dan panitra MTQ ke-36 Provsu Tahun 2017 di Gubernuran Jalan Sudirman No 41 Medan, Selasa (21/11/2017) malam.
Oleh karenanya, Tengku Erry berharap penyelenggaraan MTQ di Kabupaten Dairi berjalan sukses sekaligus melahirkan para juara yang akan menjadi duta Provinsi Sumut pada MTQ Nasional mendatang. Untuk mencapai keinginan tersebut, Erry pun berharap dukungan seluruh masyarakat termasuk para dewan hakim, pengawas dan panitra MTQ ke-36 Provsu di Dairi.
Ini adalah kerinduan kita bersama Sumut menjadi tuan rumah MTQ tingkat Nasional setelah terakhir pada tahun 1971. Untuk itu kita berharap kita dapat sukses dalam penyelenggaraan dan sukses dalam prestasi, tutur Erry.
Agar sukses dalam hal prestasi, Tengku Erry memerintahkan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut untuk melakukan pembinaan sekaligus membawa pulang para Qori dan Qoriah berprestasi yang selama ini membela Provinsi lain. Sama seperti para atlet asal Sumut, para Qori-qoriah ini lebih memilih membela Provinsi lain karena kurang mendapat perhatian di daerah asalnya, Sumatera Utara.
Oleh karenanya sejak kepemimpinan saya, kita terus berupaya memberikan perhatian khusus kepada para atlet-atlet kita seperti halnya pemberian bonus. Tahun lalu saja atlet PON kita yang berhasil meraih medali emas kita berikan bonus Rp200 juta. Saya sudah sampaikan juara-juara MTQ Nasional asal Sumut nanti setidaknya akan kita berikan bonus yang sama karena telah mengharumkan nama Sumut. Kembalilah kepangkuan ibu pertiwi, Sumatera Utara, ujar Erry disambut tepuk tangan para ulama, ustad serta undangan yang hadir termasuk Ketua Dewan Hakim MTQN Provsu 2017 Prof Said Aqil Al Munawwarah MA.
Lebih lanjut dikatakan Erry, bahwa sebulan yang lalu Menteri BUMN telah memenuhi permohonan Pemprovsu meminta lahan seluas 40 Hektar untuk pembangunan Islamic Center. Erry pun berharap dimasa pemerintahannya terbangun Islamic Center Sumatera Utara.
Paling tidak untuk MTQN 2018 nanti sudah terbangun Mimbar Tilawah MTQ dan Masjid. Tentu saya mengharapkan dukungan dan doa para ulama dan ustadz agar kontrak saya sebagai Gubernur Sumut dapat diperpanjang sehingga Islamic Center yang sama-sama kita idamkan dapat terselesai. Karena lahannya cukup luas memerlukan waktu dan anggaran yang cukup besar, ucap Erry.
Sementara itu Ketua Dewan Hakim Said Aqil Al Munawwarah berharap pelaksanaan MTQN ke-36 Provsu berjalan lancar sesuai yang diharapkan. Dirinya bersama 152 orang dewan hakim akan bekerja semaksimal mungkin melahirkan Qori dan Qoriah berprestasi yang nantinya menjadi wakil Sumut pada MTQN 2018. Sebagai tuan rumah MTQN 2018, Said Aqil Al Munawarrah pun berharap Sumut sukses sebagai panitia penyelenggara dan juga sukses dalam hal prestasi.

Kalau tidak bisa juara dua, juara satulah. Saya tidak bilang kalau tidak bisa juara dua, juara tiga. Tapi juara satu. Mari ucapkan Amiin. Karena kita tahu sejak dari dulu dan hingga sekarang Sumatera Utara ini selalu melahirkan qori dan qoriah tingkat nasional maupun internasional, tutup Said Aqil.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 1 =